“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(Qs. Ar. Rum (30) : 21)
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i serta kerabat sekalian untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Putri Pertama dari Bapak Moch Asjar H.S
& Ibu Sri Mutmaenah
Putra Pertama dari Bapak Fabian Aliudin
& Ibu Dina Kartina Candra
LOVE
Story
The Beginning: Sebuah Penantian dan Ketulusan
Kisah kami bermula dari ruang kelas yang sama di bangku SMP. Dari sekadar tahu nama, hingga saling bertukar pesan singkat yang penuh rasa malu. Namun, kedewasaan saat itu belum memihak pada kami. Ada luka yang sempat tertinggal dan komunikasi yang sempat terputus, hingga kami menjalani hidup masing-masing selama bertahun-tahun.
Namun, ketulusan punya caranya sendiri untuk pulang. Di saat salah satu dari kami terjatuh, yang lain hadir sebagai sandaran yang paling kokoh. Meski raga terpisah antara Bali dan Bekasi, dukungan dan doa yang tak putus menjadi jembatan yang menyembuhkan. Hingga pada Agustus 2023, kami memutuskan untuk tidak lagi sekadar berjalan beriringan sebagai teman, melainkan sebagai pasangan yang saling menjaga.
The Engagement: Janji di Hadapan Keluarga
Setelah melalui berbagai diskusi panjang dan perjalanan yang mendewasakan, kami menyadari bahwa “rumah” yang sesungguhnya adalah satu sama lain. Keberanian untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius membawa kami pada sebuah momen sakral yang melibatkan restu orang tua.
Pada Desember 2025, di hadapan keluarga besar, kami mengukuhkan niat. Sebuah janji suci terucap dalam acara lamaran, menjadi simbol komitmen kami untuk menyatukan dua keluarga dalam satu ikatan yang pasti.
The Wedding: Menyempurnakan Ibadah
Kini, perjalanan panjang yang penuh liku itu bermuara pada satu titik restu. Dari teman sekelas hingga menjadi teman hidup selamanya. Kami percaya bahwa setiap detik yang kami lalui—termasuk masa-masa sulit di masa lalu—adalah cara Tuhan untuk menguatkan pondasi rumah tangga kami nantinya.
Dengan penuh rasa syukur, kami mengundang Bapak/Ibu/Rekan sekalian untuk menjadi saksi saat kami mengikat janji suci pernikahan pada bulan Juni 2026. Dimulailah babak baru, sebuah ibadah terpanjang dalam hidup kami.
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih, Anda dapat memberi kado secara cashless.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.