The Wedding Of
Umi & Anto
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir”
(Qs. Ar. Rum (30) : 21)
it was
Putri Ketiga dari
Bapak Ibrahim Larubun & Ibu Hartati Hanubun
Putra Keempat dari
Bapak Arobi Let Let & Ibu Munira Bugis
Dan Kami bersyukur, dipertemukan Allah diwaktu terbaik, kini kami menanti hari istimewa kami.
Sabtu, 23 Mei 2026
Pukul : 09:00 WIT – Selesai
Akad Nikah: Masjid Al-Mathar Danar
Resepsi: Gedung Amarlirlor Ohoi Danar Ternate
Our
“Dari Keluarga, Kembali Bersatu oleh Waktu”
Kisah kami dimulai jauh sebelum kami saling mengenal sebagai pasangan.
Aku dan dia sebenarnya sudah terhubung sejak lahir. Nenekku dan calon suamiku adalah kakak beradik kandung. Secara darah, kami adalah keluarga. Tapi hidup membawa kami berjalan di jalan yang berbeda. Kami tumbuh terpisah, di kota yang berbeda, dengan cerita yang berbeda.
Hingga suatu hari, waktu mempertemukan kami lagi.
Itu terjadi tepat setelah aku lulus SMA dan memulai kuliah. Pertemuan yang sama sekali tidak direncanakan, tidak sengaja, tapi rasanya seperti jawaban dari doa yang bahkan belum sempat aku ucapkan. Dari obrolan ringan sebagai saudara, perlahan tumbuh rasa yang lebih dari itu.
4 Juni 2022, kami resmi menjalin hubungan.
Bukan hubungan yang mulus seperti di cerita dongeng. Kami pernah merasakan badai. Pernah putus, pernah saling menjauh, pernah bertanya apakah ini jalan yang benar. Karena hubungan kami memang tidak seperti pasangan pada umumnya—ada keraguan dari lingkungan, ada jarak, ada ujian yang datang silih berganti.
Tapi setiap kali badai datang, kami selalu kembali.
Karena kami sadar, yang kami punya bukan hanya cinta. Tapi juga takdir yang sudah dirajut jauh sebelum kami lahir.
Setelah hampir 4 tahun saling belajar, saling memaafkan, dan saling memilih lagi dan lagi…
23 Mei 2026, dengan restu keluarga dan ridho Allah, kami memutuskan untuk mengikat janji suci pernikahan.
Dari keluarga, terpisah oleh waktu, dipertemukan oleh takdir, dan akan bersatu selamanya dalam ikatan pernikahan.
Ini bukan sekadar kisah cinta.
Ini adalah bukti bahwa jika memang milikmu, sejauh apapun jarak dan sebesar apapun badai, pada akhirnya akan kembali.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.
Kami yang berbahagia,