The Wedding Of
Dina & Fadhli
04. 07. 2026
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(QS Ar-Rum : 21)
Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami:
Ns. Dina Arafah Pane,
S.Tr.Kep.
Putri Kedua dari Bapak Terbit Pane
& Ibu Masriani Siregar
Dzul Fadhli Pasaribu,
S.Pd., Gr.
Putra Kedua dari Bapak Linggom Saparuddin Pasaribu
& Ibu Nurwahyina Ritonga, S.Pd.I.
Sabtu, 04 Juli 2026
Pukul : 08.00 WIB – Selesai
Tempat : Arse Julu, Kec. Arse Kab. Tapanuli Selatan
Minggu, 05 Juli 2026
Pukul : 08.00 WIB – Selesai
Tempat : Bulumario, Kec. Sipirok, Kab. Tapanuli Selatan
Kami tidak memulai dengan cerita yang indah. Bahkan di awal, kami hanyalah dua orang asing yang berjalan di arah masing-masing, tapa pernah menyangka akan dipertemukan dalam satu takdir yang sama.
Waktu mempertemukan kami dalam keadaan yang tidak sempurna. Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh, ada cerita lama yang masih tersisa. Namun justru di situlah kami belajar- bahwa Allah tidak mempertemukan tanpa alasan.
Kami pernah saling menjauh.
Bukan karena hilang rasa, tapi karena ingin memperbaiki diri, menata hati, dan memastikan bahwa apa yang kami jalani bukan sekadar keinginan, melainkan kesiapan.
Dalam jarak itu, kami belajar arti rindu yang tidak harus diungkapkan, dan doa yang diam-diam dipanjatkan. Hingga pada akhirnya, Allah kembali mendekatkan kami dengan cara yang lebih tenang, lebih dewasa, dan lebih pasti.
Kami pun memahami, bahwa cinta yang baik bukan yang tergesa-gesa, melainkan yang dipersiapkan dengan kesungguhan. Bukan hanya tentang bersama, tapi tentang bagaimana saling membawa menuju kebaikan dan ridha-Nya.
Hari ini, kami memilih untuk melangkah dengan niat yang lebih serius. Mengikat bukan hanya perasaan, tetapi juga tanggung jawab dalam sebuah janji suci pernikahan.
Semoga langkah ini menjadi awal ibadah panjang, yang tidak hanya menyatukan kami di dunia, tetapi juga kelak di akhirat dalam ridha Allah SWT.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.
Kami yang berbahagia,