30. 05. 2026
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu
rasa kasih dan sayang.”
QS Ar-Rum 21
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i serta kerabat sekalian untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Putri Pertama dari Bapak Wahyudin & Ibu Susilawati
Putra Bungsu dari Bapak Sanin & Almh. Ibu Sarnih
Kediaman Mempelai Wanita
Dusun Krajan RT 003/RW 001 Desa Batujaya Kec. Batujaya Kab. Karawang
Kediaman Mempelai Wanita
Dusun Krajan RT 003/RW 001 Desa Batujaya Kec. Batujaya Kab. Karawang
Awal yang tak terduga
Dua manusia yang awalnya hanya sekedar tahu nama saat SMP, tanpa ada rasa ingin tahu satu sama lain. Meski saat kelas VII ruang kelas kami bersebelahan, tak ada interaksi yang berarti di antara kami. Bahkan hingga mendekati kelulusan, komunikasi kami bisa dihitung dengan jari. Lucunya, saat itu kami justru saling meledek tentang orang lain yang sedang dekat dengan kami masing-masing.
Pov catin wanita
Setelah lulus SMP, kami menempuh pendidikan di sekolah yang berbeda. Namun, (Qadarullah), kami mulai dekat melalui komunikasi jarak jauh. Banyak hal yang terjadi selama masa pendekatan lewat layar ponsel itu.
Saat menjelang kelulusan SMA, dia tiba-tiba datang ke rumah untuk pertama kalinya dengan menyamar sebagai kurir makanan. Dia membawakan martabak telur kesukaan saya, meski saat itu yang menerimanya adalah Ibu. Tak lama setelah momen itu, entah mengapa hubungan kami perlahan menjauh dan berakhir begitu saja, meski tanpa ada kata “mulai” di antara kami.
Beberapa bulan setelah lulus SMA, dia kembali datang untuk yang kedua kali. Dan kali ini, dia datang membawa setangkai mawar merah. Bapak yang menyambutnya di depan rumah, karena saat itu saya masih enggan untuk menemuinya. Meskipun Bapak sudah membujuk agar saya keluar sebentar, saya tetap bersikeras dan berkata, “Pak, bilang saja Dinanya sudah tidur.”
Satu Tujuan
Namun, setelah melewati berbagai dinamika dan perjalanan panjang, takdir membawa kami kembali pada satu titik komitmen. Kami memutuskan untuk kembali bersama dan saling menjaga perasaan.
Setelah empat tahun melewati pasang surutnya hubungan, Alhamdulillah, atas izin Allah, tepat pada tanggal 30 Mei 2026, kami akan melangkah ke jenjang yang lebih suci sebagai pasangan suami istri. Semoga Allah selalu menjaga hati dan perasaan kami berdua untuk tetap bersama selamanya dalam keluarga yang bahagia. Aamiin.
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih, Anda dapat memberi kado secara cashless.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya,
kami mengucapkan terima kasih.