The Wedding Of
Fadhil & Ayu
04. 07. 2026
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(QS Ar-Rum : 21)
Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami:
Muhammad Fadhil, S.Tr.T.
Putra Pertama dari
Bapak Salahuddin & Ibu Juliana
Ayu Rahmadani, S.Si.
Putri Keempat dari
Bapak Muchtaruddin & Ibu Nursidah
Jumat, 03 Juli 2026
Pukul : 08.00 WIB – Selesai
Sabtu, 04 Juli 2026
Pukul : 10:00 WIB – Selesai
Tempat : Jl. Pintu Air Kp. Cina No. 09 Kota Lhokseumawe
بَارَكَ اللهُ لَكُمَا وَبَارَكَ عَلَيْكُمَا وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
“Semoga Allah memberkahi kalian berdua di waktu bahagia dan memberkahi kalian berdua di waktu susah, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.”
(HR. Abu Dawud No. 2130)
Tidak ada yang benar-benar kebetulan dalam hidup.
Kadang Allah mempertemukan dua insan jauh sebelum keduanya saling menyadari arti dari sebuah pertemuan. Begitulah kisah kami dimulai.
2019 — Tentang Dua Orang yang Belum Saling Mengenal
Pada tahun 2019, kami berada dalam satu organisasi yang sama. Kami berada di ruang yang sama, melewati kegiatan yang sama, bahkan mungkin pernah saling melihat tanpa benar-benar mengenal satu sama lain.
Hari-hari terus berlalu.
Musim berganti, kehidupan membawa kami pada perjalanan yang berbeda-beda. Kami tumbuh dengan cara masing-masing, tentang perjuangan, tentang bagaimana menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.
Tidak ada tanda-tanda bahwa pertemuan sederhana tersebut akan menjadi awal dari cerita panjang yang kini kami syukuri.
7 Maret 2023 — Sebuah Pertemuan yang Mengubah Arah Cerita
Semua bermula dari sebuah pertemuan sederhana di sebuah kafe.
Hari itu, kami dipertemukan oleh seorang teman untuk saling berbagi cerita tentang relasi dan kehidupan. Tidak ada yang benar-benar direncanakan, hanya sebuah obrolan ringan yang awalnya terasa biasa saja.
Namun siapa sangka, kami mulai berbicara tentang banyak hal. Tentang bagaimana kehidupan berjalan, tentang pengalaman yang pernah membentuk kami, dan cara masing-masing memandang sebuah kehidupan. Obrolan yang awalnya singkat perlahan berubah menjadi percakapan panjang yang terasa mengalir begitu saja.
Namun setelah pertemuan itu, kami tetap kembali menjadi dua orang asing yang menjalani kehidupan masing-masing. Tidak ada hubungan yang benar-benar dekat.
Dan ternyata, Takdir masih menyimpan cerita panjang yang belum selesai untuk kami.
Agustus 2025 — Saat Takdir Membawa Kami Kembali (dan Pergi Lagi)
Setelah sekian lama berjalan di jalan hidup masing-masing, Agustus 2025 menjadi awal kecil dari pertemuan yang kembali dipertemukan oleh takdir.
Bukan melalui pertemuan besar, bukan pula sesuatu yang direncanakan.
Kami kembali saling menyapa melalui media sosial, lewat pesan sederhana yang terasa hangat di tengah kesibukan masing-masing.
“Bagaimana kabarnya sekarang?”
“Sudah kembali dari perantauan?”
Itu saja. Sederhana, tanpa banyak kata. Dari percakapan singkat itu, kami mulai bertukar kabar tentang kehidupan yang terus berjalan. Tentang hari-hari di perantauan, tentang perjalanan yang telah ditempuh. Dan setelah itu, percakapan kembali mereda. Kami kembali melanjutkan perjalanan hidup masing-masing, dengan cerita yang tetap berjalan di jalannya sendiri.
Desember 2025 — Langkah Menuju Kesungguhan
Namun takdir belum selesai menulis cerita ini, takdir kembali membuka pintu kecil yang perlahan menjadi awal dari cerita yang sebenarnya, kami kembali berkomunikasi melalui media sosial.
Seperti takdir yang akhirnya berkata pelan, bahwa mungkin kali ini, waktunya sudah tepat.
Setelah melewati banyak pertimbangan dan menguatkan hati, kami sampai pada keyakinan yang menenangkan. Tidak lagi tentang keraguan, tetapi tentang keberanian untuk melangkah bersama menuju tujuan yang lebih baik.
Dalam hangatnya rumah sederhana yang dipenuhi tawa keluarga, berlangsunglah khitbah yang penuh haru dan kebahagiaan. Tidak mewah, namun begitu bermakna. Hari itu menjadi saksi bagaimana dua keluarga dipersatukan oleh niat baik dan doa-doa yang tulus.
03 Juli 2026 — Menuju Ibadah Terpanjang
Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan penuh rasa syukur, kami akan mengikat janji suci pernikahan pada 03 Juli 2026.
Kami bukan dua insan yang sempurna.
Kami hanya dua orang yang ingin belajar mencintai dengan cara yang diridhai-Nya.
Belajar memahami tanpa banyak menuntut.
Belajar bertahan dalam setiap keadaan.
Belajar saling menggenggam dalam setiap perubahan.
Karena pada akhirnya, cinta terbaik bukan tentang siapa yang datang paling cepat, tetapi siapa yang Allah tetapkan untuk menetap di waktu yang paling tepat.
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami,
dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih,
Anda dapat memberi kado secara cashless.
Kirim Hadiah
Nama Penerima : Fadhil / Ayu
Nomor HP : 082369385464
Alamat Kirim Hadiah : Perumaha Legenda Bali Blok A8 No. 19, Batam Center. Kota Batam
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.
Kami yang berbahagia,