Kami berawal kenal di Jakarta, pada bulan Mei 2025. Di tengah kesibukan dan ketidakpastian, kami saling mengenal. Dia bekerja di rumah sakit, sementara aku masih melamar pekerjaan di Jakarta, menunggu panggilan berlayar yang mungkin membawaku jauh ke Afrika. Dia, meski sering prengat-prengut dalam penantiannya, selalu kuat. Kami saling mendukung, percaya bahwa setiap hari yang kami jalani, setiap kesabaran, akan mengantarkan kami pada satu tujuan bersama, meskipun jarak dan waktu menguji kami namun pada akhirnya janji lah yang kembali membuat kita bersatu.
Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami jika Anda berkenan hadir di hari bahagia ini. Terima kasih atas segala ucapan, doa, dan perhatian yang diberikan. Sampai jumpa di hari pernikahan kami!