“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(Qs. Ar. Rum (30) : 21)
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i serta kerabat sekalian untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Putri Keempat dari Bapak Naim
& Ibu Sri Martini
Putra Pertama dari Bapak Kamidi Supangat
& Ibu Juminem Ngali
Sabtu
Juni 2026
Pukul : 09.00 WITA
Tempat : Jl. P. Kalimantan (Gedung PGRI)
LOVE
Story
Di bawah langit Maret yang mulai melunak, takdir merajut dua utas benang yang terpisah menjadi satu jalinan yang utuh. Ini bukan cerita tentang dua manusia yang telah lama jatuh cinta, melainkan tentang bagaimana sepasang jiwa menemukan rumahnya setelah pengembaraan panjang di atas hamparan sajadah.
29 Maret 2026:
Labuhan Istikharah dan Satu Hari yang Sempurna
Bagi sebagian orang, tanggal 29 Maret 2026 mungkin hanyalah hari biasa di penghujung bulan. Namun bagi kami, hari itu adalah gerbang waktu di mana ketetapan langit mewujud nyata. Kami dipertemukan dalam sebuah majelis ta’aruf. Tidak ada tatapan mata yang lama bersinggungan, tidak ada obrolan manis yang merayu ego.
Sebelum hari itu tiba, ada malam-malam sepi yang panjang di mana kami sama-sama bersujud. Seluruhnya telah kami pasrahkan dalam bait-bait doa Istikharah. Kami meminta petunjuk pada Pemilik Hati agar dijauhkan jika salah, dan didekatkan jika ia adalah takdirnya.
Pada malam itu ada getaran tenang yang menyusup ke dalam dada. Bukan getaran yang menggebu, melainkan rasa aman yang datang tanpa permisi. Rasa yakin itu hadir begitu kuat, mengikis segala ragu yang sempat bertamu.
Maka, di hari yang sama, setelah keyakinan itu mengakar kuat di hati kami berdua, sebuah keputusan besar diambil. Tanpa perlu mengulur waktu, prosesi khitbah langsung diikrarkan pada malam itu juga. Pertemuan pertama yang langsung berujung pada janji suci untuk saling mengikat.
09 Mei 2026:
Mengetuk Pintu Restu
Waktu bergerak begitu cepat ketika dua hati telah searah. Pada tanggal 9 Mei 2026, ketulusan itu dibawa ke hadapan keluarga besar karna Hari itu adalah hari lamaran resmi
Pada malam itu komitmen kami digandakan. Rasa haru sekaligus bahagia menjadi saksi bahwa restu bumi telah menyatu dengan restu langit.
27 Juni 2026:
Menggenap dalam Mihrab Pernikahan
Hingga akhirnya, perjalanan singkat yang penuh keajaiban ini bermuara pada tanggal 27 Juni 2026.
Hanya butuh waktu kurang 3 bulan dari pertemuan pertama bagi kami untuk saling menggenapi. Akhirnya kami menyadari bahwa cinta terbaik bisa tumbuh dari kesiapan dua insan yang sama-sama mengejar ridha-Nya.
Dari balik tabir ta’aruf, melewati ketegasan khitbah, hingga jalinan akad yang sakral nantinya, kami sadar: ketika Allah sudah berkata “Jadilah”, maka jarak dan waktu hanyalah angka-angka yang tunduk pada keagungan-Nya. Kini, perjalanan baru yang sesungguhnya baru saja dimulai.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.