“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(Qs. Ar. Rum (30) : 21)
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i serta kerabat sekalian untuk menghadiri acara pernikahan kami:
Putra Kedua dari Bapak Purwanto Ito (Alm.)
& Ibu Asmiatin (Almh.)
Putri Pertama dari Bapak H. Lutfi
& Ibu Hamidah
Sabtu
Juni 2026
Pukul : 09.00 WIB
Kediaman Mempelai Wanita
Gg. Melati Satu, RT 3/RW 4, No 07
Kampung Baru,Tanjung Riau Sekupang
(Dekat Masjid Al-Baroqah)
Sabtu
Juni 2026
Pukul : 14.00 WIB
Kediaman Mempelai Wanita
Gg. Melati Satu, RT 3/RW 4, No 07
Kampung Baru,Tanjung Riau Sekupang
(Dekat Masjid Al-Baroqah)
LOVE
Story
Awal Cerita
Tepat tiga belas tahun lalu, semesta mempertemukan kami di bangku SMP—usia di mana rasa hadir diam-diam, tanpa keberanian untuk disuarakan. Hanya berpapasan, saling mengagumi dalam sunyi, menyimpan rasa di balik tatapan yang cepat berlalu.
Waktu itu, kami mengandalkan perantara—teman, pesan sederhana di Facebook, dan sapaan di BBM yang penuh debar. Dari percakapan kecil yang canggung, tumbuh cerita yang perlahan menjadi warna. Sebuah kisah cinta remaja, polos, sederhana, namun begitu tulus adanya.
Perjalanan
Hari-hari berlalu, membawa kami menyusuri pasang dan surut layaknya ombak di lautan. Ada tawa yang menghangatkan, ada pula jarak dan ragu yang sempat menguji. Namun, waktu mengajarkan kami tentang bertahan, tentang memahami, dan tentang kembali menemukan satu sama lain—meski arah sempat berbeda.
Kami tumbuh, bukan hanya sebagai dua insan, tetapi sebagai dua hati yang belajar menerima dan memperjuangkan. Dari cerita yang dulu sederhana, kini menjelma menjadi keyakinan yang lebih dalam.
Menuju Muara
Dan pada tahun 2026, setelah perjalanan panjang yang menguatkan, kami memutuskan untuk melangkah lebih jauh. Dengan niat yang mantap dan doa yang tak putus, kami memilih untuk serius—mengikat janji dalam lamaran yang hangat, lalu menyempurnakannya dalam pernikahan.
Bukan lagi sekadar kisah cinta remaja, tetapi sebuah perjalanan pulang—di mana dua hati akhirnya menemukan tempatnya. Dalam satu ikatan suci, kami memilih untuk berjalan bersama, menata masa depan, dan menjaga cinta ini agar selalu hidup dalam doa, kesetiaan, dan harapan yang tak pernah padam.
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami, dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih, Anda dapat memberi kado secara cashless.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.