The Wedding Of
Zea & Badya
Rabu, 03 Juni 2026
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
(QS Ar-Rum : 21)
Dengan memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami :
Krezea Heda, S.K.M., M.P.H.
Putri Pertama dari Bapak Dahlimus, S.Pd.
& Ibu Hendrawati, S.E., M.M.
Badya Prisai Nugraha, S.Kom.
Putra Ketiga dari Bapak Suwarno
& Ibu Elis Rosyana Setiabudhi
Rabu, 03 Juni 2026
Pukul : 13.00 WIB – selesai
Tempat : Di Masjid Jamik Siulak Mukai
Kamis, 04 Juni 2026
Pukul : 10.00 WIB – Selesai
Tempat : Kediaman Mempelai Wanita
Dusun 1 Desa Tebing Tinggi
Dari sekadar pertemuan, tumbuh menjadi sebuah tujuan.
Dengan restu dan cinta yang menguatkan.
Kami memulai perjalanan baru, melangkah bersama selamanya
BAB I — Takdir yang Mempertemukan
Dua orang asing dari tempat berbeda dipertemukan di kota yang sama: Yogyakarta.
Aku datang untuk melanjutkan studi S2, sementara dia merantau untuk bekerja.
Januari 2023 menjadi awal dari pertemuan sederhana yang perlahan tumbuh menjadi cerita.
BAB II — Rasa yang Tumbuh
Dari beberapa pertemuan, rasa itu hadir begitu saja.
Obrolan sederhana berubah menjadi nyaman.
Meski berbeda adat, bahasa, dan sifat, kami belajar untuk saling memahami dan memilih untuk bersama.
BAB III — Jarak dan Ujian
Waktu membawa kami pada jarak.
Aku kembali ke Jambi, dan dia ke Bandung.
Rindu, salah paham, dan ego sempat menguji, namun kami tetap memilih bertahan.
Karena sejauh apa pun jarak, hati kami selalu menemukan jalan pulang.
BAB IV — Menuju Selamanya
Di antara lelah dan rindu, tumbuh sebuah keyakinan bahwa kami ingin berjalan ke arah yang sama.
Dengan niat dan doa yang sama, kami memantapkan langkah menuju pernikahan.
Setelah lebih dari tiga tahun bersama, kami memilih mengikat janji dalam satu perjalanan yang tak lagi terpisah.
Karena pada akhirnya, kami menemukan rumah itu dalam satu sama lain.
Doa restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami,
dan jika memberi adalah ungkapan tanda kasih,
Anda dapat memberi kado secara cashless.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doa restunya, kami mengucapkan terima kasih.
Kami yang berbahagia,